Manfaat
Bersin dan Bahayanya Menguap
·
Manfaat Bersin
Bersin terjadi karena ada partikel pengganggu
dalam hidung . Ujung-ujung saraf di dalam hidung merangsang bersin untuk
menyingkirkan partikel-partikel tersebut. Penyebab lain yang menyebabkan hal
ini terjadi adalah udara dingin atau sakit flu. Pada saat sakit flu, banyak partikel
asing di dalam hidung sehingga memaksa
hidung merangsang bersin. Dan kecepatan udara ketika bersin dapat mencapai 166 kilometer per jam.
Lalu saat bersin akan mengeluarkan sampai
100.000 butiran kecil lendir dan mikro organisme.
Pada saat bersin, mata kita tertutup, karena syaraf-syaraf yang terdapat di hidung dan mata itu sebenarnya saling berkaitan, sehingga pada saat kita bersin, maka secara otomatis mata kita akan terpejam. Hal ini untuk melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh bakteri yang keluar dari membran hidung. Pada saat kita bersin, secara refleks otot-otot yang ada di muka kita menjadi tegang, jantung akan berhenti berdenyut sesaat. Segera setelah bersin maka jantung akan kembali lagi berdenyut alias berdetak kembali.
Sebenarnya bersin juga memiliki manfaat yakni menjaga agar hidung tetap bersih, bersin yang terjadi berulang-ulang diharapkan dapat membantu upaya pembersihan dalam rongga hidung.
Pada saat bersin, mata kita tertutup, karena syaraf-syaraf yang terdapat di hidung dan mata itu sebenarnya saling berkaitan, sehingga pada saat kita bersin, maka secara otomatis mata kita akan terpejam. Hal ini untuk melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh bakteri yang keluar dari membran hidung. Pada saat kita bersin, secara refleks otot-otot yang ada di muka kita menjadi tegang, jantung akan berhenti berdenyut sesaat. Segera setelah bersin maka jantung akan kembali lagi berdenyut alias berdetak kembali.
Sebenarnya bersin juga memiliki manfaat yakni menjaga agar hidung tetap bersih, bersin yang terjadi berulang-ulang diharapkan dapat membantu upaya pembersihan dalam rongga hidung.
Tanpa disadari, pada saat tertentu seringkali kita menahan bersin. Tapi sebaiknya jangan lakukan hal ini, karena bisa berbahaya. Karena Kecepatan bersin ynag dimiliki manusia adalah 161 km/jam, sehingga jika seseorang menahan untuk bersin maka tubuh harus menahan kecepatan tersebut secara tiba-tiba. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi fungsi tubuh dan menyebabkan kuman yang seharusnya dikeluarkan malah masuk kembali.
"Bersin merupakan kegiatan yang positif karena memiliki fungsi membersihkan faring (rongga antara hidung, mulut dan tenggorakan) dan ini adalah hal yang baik, sedangkan menahan bersih justru berbahaya karena bisa menimbulkan beberapa risiko,' ujar Dr Michael Roizen, kepala Wellness Officer Clevelend Clinics, seperti dikutip dari Doctoroz.com, Senin (8/3/2010).
Roizen mengungkapkan ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika seseorang menahan bersin yaitu:
- Menyebabkan patah tulang di tulang rawan hidung
- Mimisan
- Pecah gendang telinga
- Gangguan pendengaran
- Vertigo
- Retina yang terlepas atau mengalami emfisema. Hal ini karena tubuh berusaha menahan kecepatan dari bersin yang tinggi. Cedera yang timbul umumnya mempengaruhi struktur bagian dalam kepala.
Emfisema adalah suatu kondisi yang bisa menyerang anak-anak ataupun orang dewasa, kondisi ini sangat berbahaya dan berpotensi mematikan karena dapat membatasi pasokan udara. Tanda-tanda yang muncul biasanya wajah atau leher yang membengkak dan timbul rasa ketidaknyamanan.
"Untuk membantu seseorang agar mudah bersin bisa dengan cara melihat cahaya terang, hal ini dapat merangsang saraf optik yang melintasi jalur pusat bersin. Selain itu iritasi yang terjadi di saraf dekat pusat bersin juga bisa memicu seseorang untuk bersin," tambahnya.
Saat seseorang bersin biasanya diikuti oleh keluarnya bakteri atau kuman dari dalam tubuh. Hal ini berguna untuk menjaga hidung agar tetap bersih, karenanya seringkali bersin terjadi secara berulang-ulang.
Jadi jangan pernah menahan bersin untuk menghindari beberapa risiko tersebut. Tapi jangan lupa untuk menutup mulut dan hidung dengan tangan, tisu, sapu tangan atau lekukan lengan saat bersin, agar bakteri dan kuman yang keluar tidak membahayakan orang lain.
[health.detik.com]
·
Bahya Menguap
Para dokter di zaman
sekarang mengatakan,
“Menguap adalah gejala yang menunjukkan
bahwa otak dan tubuh orang tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi; dan karena
organ pernafasan kurang dalam menyuplai oksigen kepada otak dan tubuh. Dan hal
ini terjadi ketika kita sedang kantuk atau pusing, lesu, dan orang yang sedang
menghadapi kematian. Dan menguap adalah aktivitas menghirup udara dalam-dalam
melalui mulut, dan buka mulut dengan cara biasa menarik nafas dalam-dalam !!!
Karena mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti
hidung. Maka, apabila mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka
masuk juga berbagai jenis mikroba dan debu, atau kutu bersamaan dengan masuknya
udara ke dalam tubuh. Oleh karena itu, datang petunjuk nabawi yang mulia
agar kita melawan “menguap” ini sekuat kemampuan kita, atau pun menutup mulut
saat menguap dengan tangan kanan atau pun dengan punggung tangan kiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar